Asam Mefenamat Obat Apa?

Asam Mefenamat (Mefenamic Acid) merupakan obat golongan Nonsteroidal Anti-inflamatory Drug (NSAID) dan tersedia dalam bentuk oral (obat minum). Di dalam tubuh, Asam Mefenamat bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin melalui penghambatan enzim Cyclooxygenase 1 dan 2 (COX-1 dan COX-2).  Prostaglandin merupakan senyawa yang menjadi penyebab rasa sakit/nyeri, demam, dan inflamasi (peradangan). Oleh karena itu, penggunaan obat Asam Mefenamat dapat memberikan efek antipiretik (menurunkan demam), analgesik (mengurangi nyeri), dan antiinflamasi (mengatasi peradangan).

Indikasi penggunaan Asam Mefenamat

Mengatasi nyeri ringan hingga sedang yang berkaitan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, nyeri akibat trauma, nyeri otot, dan nyeri sesudah operasi.

Dosis dan Aturan pakai Asam Mefenamat

  • Nyeri ringan sampai sedang: 500 mg sebagai dosis awal, kemudian 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, atau 500 mg 3 kali sehari
  • Demam: 500 mg, dapat diulang setiap 6 jam sesuai kebutuhan

Asam Mefenamat sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi efek samping gangguan saluran cerna. Durasi penggunaan Asam Mefenamat yang disarankan tidak lebih dari 7 hari dan dapat digunakan bila perlu ketika keluhan nyeri sudah teratasi.

Kontraindikasi penggunaan asam mefenamat

  • Seseorang dengan riwayat alergi terhadap Asam Mefenamat
  • Riwayat mengalami asma, urtikaria, atau reaksi alergi lainnya ketika mendapatkan Aspirin atau obat golongan NSAID lainnya
  • Kondisi perdarahan aktif pada saluran pencernaan
  • Seseorang dengan gangguan ginjal berat
  • Pengobatan nyeri perioperatif pada operasi coronary artery bypass graft (CABG)

Perhatian:

  • Data keamanan dan efektivitas Asam Mefenamat pada anak usia <14 tahun belum memadai
  • Penggunaan Asam Mefenamat sebaiknya dihindari pada lansia > 75 tahun
  • Informasikan kepada dokter bila Anda memiliki riwayat perdarahan saluran pencernaan, gagal jantung, stroke, atau hipertensi

Efek samping

  • Kulit: pruritus dan ruam
  • Saluran pencernaan: nyeri perut, tukak lambung dan duodenum, kembung, perut rasa terbakar, mual, muntah, diare, konstipasi
  • Saraf: sakit kepala, rasa mengantuk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *