Cara Mengobati Mata Bintitan

Bintitan merupakan benjolan pada kelopak mata baik di kelopak mata atas atau bawah yang muncul akibat infeksi bakteri akut. Dalam bahasa medis bintitan disebut dengan hordeolum. Cukup sering kita menjumpai seseorang yang mengalami bintitan karena memang infeksi ini umum terjadi. Ketika sedang mengalami bintitan Anda akan merasakan nyeri, kemerahan, bengkak, serta rasa tidak nyaman pada kelopak mata.

Umumnya bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus yang terjadi pada folikel bulu mata, pada kelenjar minyak, atau pada kelenjar keringat. Infeksi ini akan menimbulkan bintil kekuningan seperti jerawat di tepi kelopak mata. Akan tetapi, tidak selalu benjolan yang muncul pada kelopak mata adalah bintitan, bisa jadi kondisi tersebut adalah chalazion. Berbeda dengan bintitan, chalazion terjadi akibat adanya sumbatan pada kelenjar meibomian. Benjolan pada chalazion tidak menimbulkan nyeri ketika ditekan dan memiliki bentuk yang kenyal, sedangkan pada bintitan benjolan akan terasa nyeri ketika disentuh.

Bintitan biasanya muncul selama 1 sampai 2 minggu dan dapat sembuh dengan sendirinya. Dalam 2 hingga 4 hari umumnya bintitan akan pecah dan mengeluarkan cairan atau nanah. Setelah keluarnya cairan ini rasa nyeri akan berangsur-angsur membaik. Meskipun bintitan dapat sembuh dengan sendirinya tentu Anda merasa tidak nyaman dan penglihatan Anda akan terganggu. Oleh karena itu, untuk membantu mengatasi bintitan ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  1. Kompres hangat

Kompres hangat bertujuan untuk melunakkan benjolan di kelopak mata sehingga cairan/nanah dalam benjolan mudah untuk keluar. Kompres hangat dilakukan selama 5-10 menit 2-3 kali sehari dengan menggunakan handuk/ kain lembut yang hangat.

  1. Pijatan lembut

Pijatan yang lembut juga bertujuan untuk membantu mengeluarkan cairan/nanah ketika benjolan mulai pecah, namun yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai Anda memencet atau memecahkan bintitan sendiri secara disengaja karena dapat memicu penyebaran infeksi.

  1. Penggunaan obat-obatan

Untuk mengatasi bintitan yang mengganggu biasanya dokter akan memberikan antibiotik dalam bentuk tetes mata atau salep mata untuk mengatasi bakteri penyebab bintitan. Pada kondisi tertentu dokter juga dapat memberikan antibiotik oral dan obat golongan steroid untuk mengatasi infeksi dan bengkak pada kelopak mata.

  1. Prosedur insisi/operasi

Operasi kecil untuk mengeluarkan cairan pada bintitan mungkin diperlukan ketika bintitan tidak dapat diatasi dengan penggunaan obat dan benjolan yang muncul berukuran besar. Tindakan ini dilakukan oleh dokter dengan menggunakan obat bius lokal.

Sumber:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK441985/

https://www.msdmanuals.com/professional/eye-disorders/eyelid-and-lacrimal-disorders/chalazion-and-hordeolum-stye

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *