DAGUSIBU

Obat-obatan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, mulai dari bayi sampai orang tua pasti pernah mengonsumsi obat-obatan baik untuk tujuan penyembuhan atau sebagai vitamin. Namun, pernahkah Sobat mendengar tentang DAGUSIBU? Tujuan penggunaan obat-obatan adalah untuk mendapatkan efek yang menguntungkan, namun seperti berita yang sedang marak, telah ditemukan tentang penyebaran obat palsu. Hal tersebut, membuat masyarakat menjadi ragu untuk menggunakan obat. Oleh karena itu kita perlu menerapkan DAGUSIBU untuk mendapatkan efek terapi yang menguntungkan.

DAGUSIBU merupakan sebuah singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang obat dengan benar.

DA-patkan, artinya untuk menjamin Sobat menggunakan obat yang asli, maka obat harus dibeli di tempat-tempat resmi penjualan obat, seperti apotek, puskemas, rumah sakit atau toko obat berizin. Perhatikan tanggal kadaluwarsa dan peringatan yang ada pada brosur atau kemasan obat ya. Saat ini juga sering ditemukan penjualan obat di toko online, nah perlu hati-hati ya Sobat, karena kita belum bisa memastikan keaslian obat tersebut.

GU-nakan, gunakan obat sesuai dengan indikasi, dosis, aturan pakai dan cara pemberian. Infomasi tersebut dapat diperoleh pada brosur obat atau berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat, khususnya untuk obat dengan bentuk sediaan khusus, seperti suppositoria, injeksi insulin, tetes telinga, ataupun salep mata. Tidak semua obat tablet dapat digerus atau dibelah ya Sobat, beberapa tablet dirancang untuk melepaskan obat secara perlahan, sehingga penggerusan berisiko menimbulkan efek samping akibat kadar obat yang meningkat.

SI-mpan, simpanlah obat dengan benar, sesuai dengan keterangan pada masing-masing obat, hindari dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak. Umumnya obat disimpan pada suhu ruang ≤25°C. Namun, beberapa obat membutuhkan penyimpanan di kulkas. Contohnya: Sediaan suppositoria harus disimpan di dalam kulkas agar tidak meleleh. Obat-obatan yang akan disimpan harus dicatat tanggal saat pertama kali membuka ya untuk menentukan Beyond Use Date obat.

BU-ang, buanglah obat dengan benar agar tidak disalahgunakan dan membahayakan lingkungan.

Berikut adalah tips untuk membuang obat dengan benar:

  • Tablet atau kapsul dihancurkan dan dicampur dengan bahan kotor, seperti tanah. Masukkan dalam kantong plastik dan dibuang di tempat sampah. Jangan lupa untuk menghilangkan semua identitas yang terdapat pada wadah obat.
  • Untuk sediaan sirup dapat dicampur dengan air dan dibuang melalui saluran pembuangan, namun untuk sirup antibiotik setelah dicampur tanah atau air dibuang bersama wadahnya di tempat sampah agar tidak mencemari lingkungan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *