Makanan dan Minuman untuk Darah Rendah

Darah rendah atau hipotensi merupakan kondisi ketika tekanan darah <90/60 mmHg, sedangkan nilai normal tekanan darah pada dewasa usia >18 tahun berdasarkan Joint National Committee 8 (JNC 8) adalah <120/80 mmHg. Pada sebagian orang, hipotensi tidak menimbulkan gejala, namun tidak jarang hipotensi dapat menimbulkan gejala seperti pusing, lemas, keringat dingin dan pingsan, bahkan dalam kasus yang berat hipotensi dapat mengancam nyawa. Hipotensi dapat terjadi karena berbagai macam penyebab, antara lain: dehidrasi, kurang asupan nutrisi, efek samping obat, hingga riwayat kesehatan. Menjaga tekanan darah normal sangat penting untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah anda. Selain melakukan pengobatan sesuai penyebab hipotensi, beberapa jenis makanan dan minuman berikut ini dapat dikonsumsi untuk mengatasi hipotensi:

  • Minum air dalam jumlah banyak

Ketika anda mengalami kekurangan cairan/dehidrasi maka volume darah di dalam tubuh akan berkurang, sehingga tekanan darah menurun. Anda dapat mengonsumsi air mineral setidaknya 2 liter atau 8 gelas dalam sehari. Konsumsi air harus ditingkatkan ketika musim panas atau saat anda sedang berolahraga.

  • Makanan yang mengandung garam cukup tinggi

Konsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah anda. Beberapa makanan yang mengandung garam cukup tinggi antara lain keju, daging asap, biskuit, dan udang.

  • Minuman yang mengandung kafein

Minuman seperti kopi atau teh berkafein dapat meningkatkan denyut jantung dan menyebabkan peningkatan tekanan darah yang bersifat sementara.

  • Makanan yang mengandung asam folat

Asam folat (juga dikenal sebagai Vitamin B9) adalah vitamin penting lain yang ditemukan dalam makanan seperti asparagus, brokoli, hati, dan kacang-kacangan seperti buncis. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia yang menyebabkan penurunan tekanan darah.

  • Makanan yang mengandung vitamin B12

Vitamin B12 melakukan peran penting dalam membantu tubuh memproduksi sel darah merah yang sehat. Kekurangan vitamin penting ini dapat menyebabkan anemia, yang menurunkan tekanan darah. Makanan yang kaya vitamin B12 antara lain telur, ayam, salmon, tuna, daging sapi, daging ayam, serta produk susu rendah lemak.

  • Konsumsi makanan rendah karbohidrat

Makanan yang tinggi karbohidrat, terutama karbohidrat olahan, cenderung lebih cepat dicerna dibandingkan makanan lain. Hal ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba. Diet rendah karbohidrat telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian untuk membantu mengatasi hipotensi, terutama pada lansia.

Sumber: https://manhattancardiology.com/what-to-eat-to-help-raise-low-blood-pressure/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *