Mencegah Diabetes Mellitus Sejak Dini

Slogan “Lebih baik mencegah daripada mengobati”, tentunya sering sekali kita dengar di masyarakat. Hal ini juga cocok untuk si manis penyakit diabetes mellitus. Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis dan membutuhkan perawatan seumur hidup, namun kabar baiknya penyakit ini bisa dicegah dengan mengenali faktor risiko dan menerapkan gaya hidup sehat.

Faktor risiko diabetes mellitus tipe 2, terdiri dari faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi, seperti usia dan keturunan dan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Faktor risiko yang bisa dimodifikasi inilah yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit ini, terutama pada pasien dengan kategori prediabetes.

Prediabetes merupakan suatu istilah yang digunakan untuk pasien yang memiliki kadar glukosa darah di bawah kriteria diabetes, tetapi diatas nilai normal. Kriteria prediabetes dapat dilihat pada tabel

HbA1c 5,7-6,4%
Glukosa puasa 100-125 mg/dl
Glukosa 2 jam setelah tes toleransi glukosa 140-199 mg/dl

 

Prediabetes berhubungan dengan obesitas atau kegemukan (BMI ≥23 kg/m2), terutama obesitas sentral, dislipidemia dengan kadar trigliserida yang tinggi dan/atau HDL yang rendah, serta  hipertensi. Pasien dengan kategori prediabetes, memiliki risiko yang tinggi untuk berkembang menjadi diabetes mellitus tipe 2, oleh karena itu perlu perubahan gaya hidup untuk mencegah dan menurunkan risiko diabetes.

Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:

  • Penurunan berat badan pada pasien obesitas

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan penurunan berat badan minimum 7% dari berat awal

  • Melakukan latihan fisik dengan intensitas sedang

Latihan fisik memberikan efek yang menguntungkan pada pasien prediabetes karena meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi lemak pada perut. Latihan fisik harus dilakukan secara teratur, 150 menit/minggu yang dapat dibagi menjadi 3 sesi latihan. Tiap sesi latihan setidaknya selama 30 menit.

  • Berhenti merokok
  • Penggunaan Metformin

Metformin merupakan obat diabetes, namun juga dapat digunakan untuk mecegah diabetes tipe 2, terutama pada pasien dengan BMI ≥35 kg/m2, usia <60 tahun dan wanita dengan riwayat diabetes pada kehamilan.

  • Melakukan pemeriksaan rutin setidaknya setiap tahun

 

Sumber:

American Diabetes Association. Standards of Medical Care in Diabetes. Diabetes Care. 2019;42.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *