Pengobatan Diabetes Mellitus

Mungkin bagi sebagian besar masyarakat, penyakit diabetes dirasa tidak berbahaya. Namun, perlu ketahui penyakit ini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi yang berbahaya. Sebelum membahas pengobatannya, kita bahas dulu mengenai berbagai komplikasi agar kita mengerti betapa pentingnya menjaga glukosa darah pada pasien diabetes.

 

Berdasarkan waktu, komplikasi diabetes dibagi menjadi:

  1. Komplikasi akut, seperti reaksi hipoglikemia (gula darah <60 mg/dl), ketoasidosis diabetik yang ditandai dengan peningkatan gula darah 300-600 mg/dl dan disertai dengan gejala asidosis. Komplikasi akut harus ditangani dengan cepat dan biasanya membutuhkan perawatan di rumah sakit
  2. Komplikasi kronis, seperti retinopathy yang berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan akibat kerusakan jangka panjang pada pembuluh darah di retina, nephropathy (kerusakan ginjal), peripheral neuropathy (kerusakan saraf dengan gejala kesemutan, nyeri atau kelemahan pada kaki dan tangan, hal ini juga yang menyebabkan risiko luka pada kaki sampai amputasi). Selain itu yang tidak kalah menyeramkan adalah stroke. Oleh karena itu, pasien diabetes harus mengontrol kadar glukosa darah dengan baik.

 

Pengobatan Diabetes

Secara umum pengobatan diabetes dibagi menjadi 2, yaitu terapi farmakologi (obat-obatan) dan non-farmakologi (perubahan gaya hidup). Semua obat-obatan harus didapatkan dengan resep dokter, karena pemilihan obat dan dosis berbeda untuk setiap pasien.

Perubahan gaya hidup yang dimaksud adalah pengaturan pola makan, berolahraga 3-4 kali dalam seminggu selama 30 menit, olahraga yang dianjurkan adalah latihan yang bersifat aerobik seperti jalan kaki, bersepeda, jogging dan berenang. Olahraga yang rutin dapat meningkatan kontrol gula darah.

Perawatan kaki secara rutin juga harus dilakukan. Pasien diabetes juga disarankan untuk selalu menggunakan alas kaki untuk mencegah risiko terluka. Alas kaki yang digunakan harus nyaman, dan bila menggunakan kaos kaki, pilihan bahan yang nyaman dan tidak ketat.

Selain itu, dukungan keluarga, pengecekan kadar gula darah mandiri, dan kesehatan mental juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan diabetes.

Sumber:

American Diabetes Association. Standards of Medical Care in Diabets. Diabetes Care. 2019;42

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *